Kosmetika Rambut (Bukan Cat)

Kosmetika Rambut (Bukan Cat)

220213

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan peradaban manusia maka bertambah pula kebutuhan manusia dalam berbagai bidang, khususnya kosmetika. Dalam peradaban sekarang kosmetika tidak hanya dibutuhkan untuk kaum wanita saja, tapi juga dibutuhkan untuk semua golongan dan semua umur. Kosmetika dibutuhkan untuk berbagai keperluan tubuh yaitu sebagai pembersih tubuh, pengharum tubuh, memperelok atau memperindah penampilan.

Sediaan kosmetika rambut (bukan cat) adalah sediaan kosmetika yang berguna untuk pemeliharaan atau perawatan serta pengobatan rambut agar rambut tetap sehat, bagus dan menarik.

Kosmetika rambut telah dipakai sejak jaman sebelum masehi dan setiap negara mempunyai ciri khasnya masing-masing, sebagai contoh: orang mesir kuno menggunakan jus jeruk dan asam sitrat yang efektif untuk mengurangi minyak dari rambut. Pada abad ke-19 di Inggris telah dikenal sampo yaitu sejenis massage yang ditemui pada waktu orang-orang Turki mandi uap. Sampo berasal dari kata “champo” yang artinya meremas. Kebiasaan ini juga dilakukan oleh orang yang hidup pada zaman itu dari mulai India sampai di Inggris.

Diakhir tahun 1870, penata rambut Inggris memiliki budaya massage dan mencuci ketombe dengan campuran sabun, air dan soda. Saat itu setiap salon mengembangkan variasi resep yang berbeda dari resep dasar tersebut. Sampo memerlukan busa untuk menghilangkan ketombe berminyak dari kepala. Jadi sabun tidak begitu efektif untuk membersihkan rambut karena sabun meninggalkan kotoran pada batang rambut. Sabun yang mula-mula menggunakan busa dikembangkan pada tahun 1890 oleh seorang pemadam kebakaran Massachusetts, Jhon Breck. Ia menghabiskan hidupnya untuk mengembangkan produk perawatan rambut. Ia juga membuka perawatan ketombe pertama di Inggris pada tahun 1908.

Sepanjang sejarah peradaban manusia, rambut selalu menempati kedudukan penting. Kedudukan penting tersebut berkaitan langsung dengan fungsi rambut yang antara lain sebagai pelindung bagi kepala, sebagaipenghangat, dan sebagai pertanda sosial pada beberapa bangsa. Seiring dengan berkembangnya peradaban dan ketika manusia makin menyadari betapa pentingnya penampilan sebagai penunjang keberhasilan, maka satu persatu fungsi alami rambut mulai tergeser oleh fungsi utamanya sekarang, yaitu sebagai penunjang penampilan. Selain oleh karena hal diatas, memang sudah menjadi sifat manusia untuk sekali waktu untuk tampil berbeda. Keadaan ini dikarenakan arus globalisasi yang sudah merambah dikalangan anak muda abad ini, mereka berlomba-lomba untuk mengikuti tren, salah satunya adalah tren mewarnakan rambut. ada 4 tipe pewarnaan rambut, salah satunya adalah Pewarnaan rambut permanent. Pewarna rambut mengandung hidrogen peroksida. Pewarna, untuk mengubah warna, peroksida harus dimasukkan ke dalam korteks rambut agar dapat mengubah susunan kimia pada pigmen rambut. Warna hitam pada rambut harus di-bleach lebih dulu agar menjadi lebih terang, sehingga lebih mudah diubah menjadi warna lain. Semakin sering rambut di-bleach, kutikula akan rusak dan membentuk sisik.Hal ini menarik perhatian peneliti untuk memperoleh informasi mengenai efek dari pewarnaan rambut, serta jenis kerusakan rambut yang terjadi akibat proses tersebut.

ย Sediaan kosmetika rambut (bukan cat)

Tujuan penggunaan

Berdasarkan tujuan penggunaannya sediaan kosmetika rambut dapat dibagi menjadi :

  1. Untuk perawatan, keindahan, dan pengobatan rambut dapat digunakan :
  2. Sampo misalnya cair jernih, sampo krim cair, sampo kering, sampo telur.
  3. Hair lotion, hair tonic, dsb
  4. Untuk keindahan rambut dapat digunakan :
  5. Minyak rambut misalnya hair fixative, brilliantine
  6. Cat rambut
  7. Untuk pengobatan rambut dapat digunakan :
  8. Antiketombe misalnya dalam bentuk salep, sampo, atau hair lotion.
  9. Pembasmi kutu kepala misalnya dalam bentuk lotion.

 

Jenis-Jenis Sediaan Kosmetika Rambut Dan Formulanya

1. Pencuci rambut (Hair Shampoo)

Sampo adalah sediaan kosmetika rambut yang beruguna untuk membersihkan rambut serta kulit kepala, untuk melemaskan, menghaluskan serta memberikan kilauan pada rambut dan mencegah kerontokan.

Syarat-syarat sampo:

  1. Tidak toksik.
  2. Tidak mengiritasi.
  3. Tidak merusak kulit, rambut dan mata.
  4. Ada pada rentang pH 4,5-5,5.

Formula umum sampo :

  1. Bahan utama

Bahan utama merupakan basis dari sampo. Biasanya sapat membentuk busa

dan bersifat. Deterjen yang dapat digunakan ada bermacam-macam diantaranya adalah:

  • Deterjen nonionik
  • Daya membusanya melemah, yang sering digunakan adalah C-12 metoksi polietilen glikol laurat yang juga berfungsi sebagai pelarut dari zat pewangi.
  • Deterjen kationik
  • Busanya bagus dan banyak, tetapi bila kena mata sangat perih dan beracun.
  • Deterjen anionik dan amfofilik
  • Deterjen golongan ini juga dapat merupakan zat tambahan sebagai surfaktan sekunder.
  1. Bahan Tambahan

Adalah bahan yang digunakan untuk memberiakn sifat tertentu pada sampo, misalnya:

  • Clarifying agent : zat yang digunakan untuk mencegah kekeruhan pada sampo. Sangat diperlukan pada pembuatan sampo cair dan sampo cair jernih. Contoh butil alkohol, isopropil alkohol, etil alkohol, metilen glikol dan EDTA.
  • Finishing agent : Zat yang berguna untuk melindiungi rambut dari kekurangan minyak pada waktu pencucian rambut. Contoh: lanolin, minyak mineral,dll.
  • Opacifying agent : sediaan yang menimbulkan kekeruhan. Sangat penting pada pembuatan sampo krim dan sampo krim cair.
  • Zat pendispersi : zat yang berguna untuk mendispersikan sabun Ca dan Mg
  • yang terbentuk dari air sadah.Contoh: komplekson III,Tween 80.
  • Zat pengental : zat yang perlu ditambahkan terutama untuk sampo cair jernih dan sampo krim cair. Contoh: gom, tragakan , methyl selulosa, CMC.
  • Zat pembusa : zat yang menghasilkan busa. Contoh: dietanolamin laurat.
  • Zat pengawet : zat yang berguna untuk melindungi rusaknya sampo dari pengaruh mikroba yang dapat menyebabkan rusaknya sediaan. Contoh ester-ester hidroksi benzoat, formaldehida, garam-garam fenil merkuri , fenol halogen.
  • Antiseptik : zat yang dapat ditambahkan ke sampo dengan maksud untuk membunuh bakteri atau mikroorganisme lain.
  • Zat pewangi atau zat pewarna : sering ditambahkan agar sampo menjadi menarik dalam bau dan warna.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s